Kalahkan Penjualan Desktop, Laptop Jadi Primadona [16/06/2005,15:30:49] Jakarta - Seiring perkembangan jaman, banyak orang makin terbiasa bekerja dengan mobilitas yang tinggi. Laptop sebagai alat pendukung kerja secara mobile makin menunjukkan nilai pentingnya. Di Amerika Serikat, untuk pertama kalinya penjualan laptop mengungguli desktop.
Seperti yang diungkap perusahaan riset Current Analysis, memang di Amerika Serikat saat ini laptop tengah laku-lakunya.
Setelah menjajaki laporan penjualan dari beberapa pedagang eceran produk-produk elektronik, Current Analysis mendapatkan fakta penting. Menurut hasil riset yang diperoleh, dari seluruh komputer personal yang dipasarkan bulan lalu, 53 persen diantaranya berupa laptop. Jumlah tersebut naik, mengingat pada bulan yang sama setahun lalu, penjualannya baru mencapai 46 persen.
Namun hasil riset tidak berlaku untuk seluruh dunia. Perusahaan riset yang berbasis di San Diego ini tidak mengikuti perkembangan penjualan personal computer (PC) secara global.
Sam Bhavnani, Analis Senior Current Analysis menuturkan, "Permintaan laptop meningkat seiring dengan menurunnya harga dan disertai perbaikan kualitas. Padahal, beberapa tahun lalu performa laptop tidak sedikit pun sebagus sekarang." Demikian penuturan itu dilansir Associated Press dan dikutip detikinet Senin (6/6/2005).
Harga laptop turun 17 persen selama beberapa tahun terakhir. Dan harga PC hanya turun 4 persen.
Seiring dengan kondisi pasar, dunia komputer memang semakin cermat memenuhi kebutuhan mobilitas tinggi. Laptop pun menyesuaikan dengan fitur-fitur yang dapat memudahkan kerja jarak jauh. Misalnya, kemampuan menangkap sinyal wireless, baterai yang lebih tahan lama. Fitur lainnya yang secara umum terpasang adalah CD-burner.
Tahun lalu saja 80 persen laptop yang ditawarkan di pasaran, punya fitur yang memungkinkan orang mengakses jaringan wireless. Tahun ini naik jadi 95 persen. Begitu menurut riset Current Analysis.
"Dulu orang hanya bisa mengharap orang lain membalas e-mail mereka setelah beberapa hari. Sekarang, mereka bisa menuntut agar e-mailnya dibalas dalam 24 jam. Orang seperti tidak mau kehilangan kontak setiap saat," Bhavnani menambahkan.
Kiranya laptop akan terus menarik pengguna dan di masa yang akan datang akan melibas posisi desktop, Bhavnani menutup opininya. (epi)
Iin Wirdania Anwar - detikInet
|